BEKASI, AFKNNEWS– Pondok Pesantren Nuu Waar Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) Setu Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sukses menggelar acara Akhirussanah tahun ajaran 2024/2025 pada Kamis, 3 Juli 2025. Kegiatan dihadiri para santri, dewan asatiz, dan pimpinan pondok.

Pembina Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN KH MZ. Fadzlan Garamatan mengatakan Pondok Pesantren Nuu Waar adalah bagian dari perjuangan peradaban Islam yang menyentuh akar terdalam kehidupan masyarakat Papua.

Pembina Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN KH MZ Fadzlan Rabbani Garamatan.

“AFKN bukan hanya lembaga. Ia adalah gerakan, ia adalah cinta, ia adalah pengabdian. Anak-anak yang kita bina di sini akan kembali ke tanah Papua membawa Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Kiai Fadzlan yang selama ini dikenal sebagai dai pedalaman Tanah Papua.

Kiai Fadzlan menegaskan pentingnya pendidikan berbasis tauhid dan adab dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral terhadap umat dan bangsa.

“Kami ingin anak-anak Nuu Waar tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tapi juga membawa nilai-nilainya dalam tindakan. Kami ingin mereka jadi dai yang berjiwa pemimpin, guru yang berjiwa pejuang, dan pejuang yang berjiwa hamba Allah,” ungkap Kiai Fadzlan.

Mudir Pondok Pesantren Nuu Waar, Ustaz Abdul Khaliq, SQ menyampaikan rasa syukur atas istiqamahnya perjuangan dakwah di tengah tantangan zaman.

“Hari ini kita menyaksikan buah dari kesabaran dan keikhlasan. Anak-anak kita yang datang dari ujung timur Nusantara kini telah dibekali ilmu, adab, dan semangat juang Islam. Mereka bukan hanya pelajar, tapi calon mujahid dakwah yang akan menerangi kampung halaman mereka dengan cahaya tauhid,” ujar Ustaz Abdul Khaliq.

Mudir Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN Ustaz Abdul Khaliq.

Ustaz Khaliq juga menegaskan bahwa pendidikan di Pondok Pesantren Nuu Waar tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan militansi dakwah yang kokoh.

“Kami tidak membina hanya agar mereka pintar membaca kitab, tapi agar mereka kuat memikul risalah. Kita siapkan mereka untuk menjadi dai-dai sejati yang mampu berdiri di tengah masyarakat Papua dengan hati yang lembut, ilmu yang cukup, dan tekad yang tegar,” tegas Ustaz Khaliq.

Pada kesempatan ini, Ponpes Nuu Waar AFKN memberikan penghargaan kepada sejumlah santri dan santriwati berprestasi.*